<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jalan Rusak di Sumenep Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/jalan-rusak-di-sumenep/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/jalan-rusak-di-sumenep/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2026 14:53:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Jalan Rusak di Sumenep Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/jalan-rusak-di-sumenep/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sudah 15 Hari Warga Galang Dana Perbaiki Jalan, Tak Satu pun Pejabat Pemkab Sumenep Datangi Lokasi</title>
		<link>https://rilpolitik.com/sudah-15-hari-warga-galang-dana-perbaiki-jalan-tak-satu-pun-pejabat-pemkab-sumenep-datangi-lokasi/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/sudah-15-hari-warga-galang-dana-perbaiki-jalan-tak-satu-pun-pejabat-pemkab-sumenep-datangi-lokasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kapedi]]></category>
		<category><![CDATA[Galang dana]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Rusak di Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=17794</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Rilpolitik.com &#8211; Masyarakat Desa Kapedi, Kabupaten Sumenep,...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/sudah-15-hari-warga-galang-dana-perbaiki-jalan-tak-satu-pun-pejabat-pemkab-sumenep-datangi-lokasi/">Sudah 15 Hari Warga Galang Dana Perbaiki Jalan, Tak Satu pun Pejabat Pemkab Sumenep Datangi Lokasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Masyarakat Desa Kapedi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bergotong royong <a href="https://rilpolitik.com/tag/jalan-rusak/"><strong>memperbaiki jalan</strong></a> kabupaten yang sudah bertahun-tahun rusak. Perbaikan tersebut dilakukan secara swadaya menggunakan dana hasil penggalangan yang dilakukan di tepi jalan.</p>
<p>Mereka menggalang dana dengan meminta sumbangan secara sukarela kepada para pengendara yang melintas. Warga setempat, Ahmad Busairi, mengatakan kegiatan penggalangan dana itu telah berlangsung kurang lebih selama 15 hari.</p>
<p>“Ini sudah berjalan selama kurang lebih 15 hari,” kata Busairi saat ditemui <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitik.com</strong></a>, Selasa (14/7/2026).</p>
<p>Menurut dia, seluruh dana yang terkumpul digunakan sepenuhnya untuk membeli material yang dibutuhkan untuk keperluan pengecoran jalan, seperti semen, batu, kawat, dan bahan lainnya.</p>
<p>“Semua bahan material ini murni dibeli dari hasil pemberian masyarakat dan pengendara yang lewat,” ujar dia.</p>
<p>Busairi mengungkapkan, hingga saat ini belum ada satu pun pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang datang ke lokasi untuk melihat langsung aksi masyarakat menggalang dana dan bergotong royong memperbaiki jalan.</p>
<p>“Nggak ada (pejabat) yang datang. Padahal, ini sudah banyak media yang datang ke sini dari kemarin,” ujar dia.</p>
<p>Meski demikian, Busairi mengatakan bahwa warga tidak lagi membutuhkan bantuan dari pemerintah karena proses perbaikan jalan sudah hampir rampung.</p>
<p>“Ya buat apa juga. Nggak usah lah. Ini juga udah mau selesai kan,” tegas dia.</p>
<p>Sebagai informasi, perbaikan jalan secara swadaya ini berlokasi di Dusun Sasar, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Pantauan <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitik.com</strong></a> di lokasi, hingga saat ini, baru sisi timur jalan yang sudah selesai dicor. Sementara itu, sisi barat masih dalam tahap penataan batu sebagai persiapan pengecoran. Menurut Busairi, pengecoran untuk sisi barat masih menunggu dana terkumpul.</p>
<p>“Karena rencananya kita mau pakai kawat supaya lebih kuat. Mudah-mudahan besok sudah bisa dilakukan pengecoran. Ini masih nunggu dana dulu,” ujarnya.</p>
<p><strong>(War/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/sudah-15-hari-warga-galang-dana-perbaiki-jalan-tak-satu-pun-pejabat-pemkab-sumenep-datangi-lokasi/">Sudah 15 Hari Warga Galang Dana Perbaiki Jalan, Tak Satu pun Pejabat Pemkab Sumenep Datangi Lokasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/sudah-15-hari-warga-galang-dana-perbaiki-jalan-tak-satu-pun-pejabat-pemkab-sumenep-datangi-lokasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Rusak Menahun Tak Kunjung Diperbaiki, Peran 7 Anggota DPRD Sumenep dari Dapil 2 Disorot</title>
		<link>https://rilpolitik.com/jalan-rusak-menahun-tak-kunjung-diperbaiki-peran-7-anggota-dprd-sumenep-dari-dapil-2-disorot/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/jalan-rusak-menahun-tak-kunjung-diperbaiki-peran-7-anggota-dprd-sumenep-dari-dapil-2-disorot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 04:17:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Sumenep Dapil 2]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kapedi]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Aeng Pa'ak]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Sareng]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan kabupaten rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Rusak di Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=15611</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Rilpolitik.com &#8211; Warganet menyoroti kondisi jalan kabupaten...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/jalan-rusak-menahun-tak-kunjung-diperbaiki-peran-7-anggota-dprd-sumenep-dari-dapil-2-disorot/">Jalan Rusak Menahun Tak Kunjung Diperbaiki, Peran 7 Anggota DPRD Sumenep dari Dapil 2 Disorot</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Warganet menyoroti kondisi jalan kabupaten di <a href="https://rilpolitik.com/tag/sumenep/"><strong>Sumenep</strong></a> yang mengalami kerusakan parah, namun kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Salah satunya kerusakan jalan Kabupaten yang terjadi di Dusun Aeng Pa’ak dan Dusun Sareng, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto.</p>
<p>Jalan di wilayah tersebut memang diketahui sudah bertahun-tahun rusak, namun tak kunjung diperbaiki oleh Pemkab Sumenep.</p>
<p>Seperti yang terjadi di Dusun Sareng, kontur jalan yang menurun dan berlubang telah mempersulit, bahkan membahayakan para pengendara yang melintas. Terlebih, saat musim hujan.</p>
<p>Kondisi jalan yang rusak ini kemudian diunggah di akun media sosial <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitik.com</strong></a> dan mendapat tanggapan luas dari warganet. Mereka yang selama ini terbiasa melintas di jalan tersebut mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.</p>
<p>Warganet kemudian mempertanyakan peran anggota DPRD Sumenep dari dapil 2 yang terdiri dari tujuh orang.</p>
<p>Sebagai informasi, dapil 2 Sumenep meliputi Kecamatan Bluto, Lenteng, Saronggi, dan Giligenting. Dapil ini memiliki 7 orang perwakilan di DPRD Sumenep, yakni Afrian Mukhlas GZ (Demokrat), Samsiyadi (Nasdem), Faisal Muhlis (PAN), Sulahuddin (PDIP), Holik (Gerindra), Eka Bhagas Nur Ardiansyah, dan Akhmadi Yasid (PKB).</p>
<p>Warganet menilai legislator seharusnya menjadi penyambung lidah rakyat. Persoalan jalan rusak sebagai akses ekonomi rakyat seharusnya bisa diperjuangkan.</p>
<p>“Harusnya keterwakilan mereka kita di parlemen menjadi kepanjangan tangan rakyat di daerah dapil pemilihan masing-masing. Ada beberapa anggota DPRnya di daerah pemilihan lokasi jalan tersebut. Apa fungsi mereka menjadi anggota dewan jika jalan saja sebagai akses ekonomi rakyat parah seperti itu tidak dipikirkan dan diperjuangkan,” kata seorang pengguna Tiktok dalam komentarnya di akun <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitik.com</strong></a>, dikutip Senin (22/12/2025).</p>
<p>“Ke mana wakil-wakil dapil 2 DPRD Sumenep. Ayo sidak, bapak-bapak,” tulis akun lainnya.</p>
<p>Warganet lainnya menilai setidaknya para wakil rakyat di Sumenep bisa mendesak pemerintah berwenang untuk memperbaiki jalan rusak di dapilnya.</p>
<p>“Dapil 2 bertaburan di dewan, tapi nyatanya mereka sama sekali tidak mewakili rakyat,” ujarnya.</p>
<p>“Kalau memang bukan ranahnya, masa iya gak bisa mendesak pihak yang berwenang memperabaiki jalan tersebut. Apa gunanya dewan ini yang katanya perwakilan rakyat kalau tidak bisa mewakili rakyat,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, ada juga akun lain yang menyinggung posisi Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim sebagai bagian dari warga Kecamatan Bluto, tapi terkesan melupakan kondisi daerah sendiri. “Itu masuk kecamatan Bluto kan, wilayahnya Pak Wakil (bupati), kok dilupakan gitu?” tulisnya.</p>
<p><strong>(War/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/jalan-rusak-menahun-tak-kunjung-diperbaiki-peran-7-anggota-dprd-sumenep-dari-dapil-2-disorot/">Jalan Rusak Menahun Tak Kunjung Diperbaiki, Peran 7 Anggota DPRD Sumenep dari Dapil 2 Disorot</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/jalan-rusak-menahun-tak-kunjung-diperbaiki-peran-7-anggota-dprd-sumenep-dari-dapil-2-disorot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan di Sumenep Bak Arena Offroad, Warganet Ledek Fauzi: Layak Digelari ‘Panglima Jalan Lumpur Milenial’</title>
		<link>https://rilpolitik.com/jalan-di-sumenep-bak-arena-offroad-warganet-ledek-fauzi-layak-digelari-panglima-jalan-lumpur-milenial/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/jalan-di-sumenep-bak-arena-offroad-warganet-ledek-fauzi-layak-digelari-panglima-jalan-lumpur-milenial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 08:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad Fauzi]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Berlumpur]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Rusak di Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima Jalan Lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Kangean]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=9896</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Rilpolitik.com &#8211; Video memperlihatkan kondisi ruas jalan...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/jalan-di-sumenep-bak-arena-offroad-warganet-ledek-fauzi-layak-digelari-panglima-jalan-lumpur-milenial/">Jalan di Sumenep Bak Arena Offroad, Warganet Ledek Fauzi: Layak Digelari ‘Panglima Jalan Lumpur Milenial’</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Video memperlihatkan <a href="https://rilpolitik.com/tag/jalan-rusak/"><strong>kondisi ruas jalan berlumpur</strong></a> tak beraspal ramai beredar di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Tiktok. Jalan tersebut terletak di Pulau Kangean, <a href="https://rilpolitik.com/tag/sumenep/"><strong>Kabupaten Sumenep</strong></a>, Jawa Timur.</p>
<p>Video berdurasi 1 menit 35 detik itu salah satunya diunggah di akun Instagram, @kangeanesia pada Senin (4/11/2024). Video yang serupa juga banyak beredar di platform media sosial Tiktok.</p>
<p>Dilihat <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitikcom</strong></a> pada Selasa (5/11/2024), tampak kondisi jalan yang rusak parah dan berlumpur bak arena offroad.</p>
<p>Seorang pengendara sepeda motor terlihat kesusahan untuk melintasi jalan tersebut. Bahkan, ia harus mendorong motornya akibat jalan yang terlalu berlumpur dan licin. Tak hanya motor, dua mobil bak terbuka juga tampak terjebak tak bisa melaju.</p>
<p>Dalam unggahan video itu juga memperlihatkan dua orang emak-emak yang harus turun dari kendaraannya dan memilih untuk berjalan kaki. Mereka mengeluhkan kondisi jalan yang penuh dengan lumpur.</p>
<p>Pada videonya dijelaskan bahwa jalan tersebut berlokasi di Kabupaten Sumenep, tepatnya jalan utama menuju tiga desa di Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean. Ketiga desa yang dimaksud adalah Batu Putih, Tembayangan, dan Cangkramaan.</p>
<p>Kerusakan jalan itu disebut sudah bertahun-tahun, tapi tak kunjung diperbaiki. Pemerintah dan Perhutani disebut saling lempar tanggung jawab.</p>
<p>“Ini fix lebih rumit dari tambang pasir ilegal. Karena dari dulu jalan ini kayaknya susah banget masuk program perbaikan jalan. Alasan yang paling klasik yaaa siapa yang paling berhak bangun jalan. Perhutani atau pemerintah,” tulisnya.</p>
<p>Sang pengunggah menyebut apa yang tampak di video bukan satu-satunya jalan rusak di Kepulauan Kangean. Menurutnya, masih banyak ruas jalan lain yang rusak parah. “Ini (jalan rusak hanya) salah satu contoh saja”.</p>
<p>Pengunggah berharap ada perhatian dari para Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep yang akan bertarung pada Pilkada 27 November mendatang atas kondisi tersebut.</p>
<p>Unggahan itu menuai beragam respons dari warganet. Banyak dari mereka yang mention akun Instagram Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka serta Partai Gerindra. Mereka berharap kondisi tersebut mendapat perhatian dari pemerintah pusat.</p>
<p>Menariknya, seorang warganet memberikan komentar yang cukup menggelitik. Ia dengan sarkas menyebut Bupati Sumenep nonaktif yang kini maju kembali di Pilkada 2024, <a href="https://rilpolitik.com/tag/achmad-fauzi/"><strong>Achmad Fauzi Wongsojudo</strong></a> layak diberi gelar &#8216;Pahlawan Jalan Lumpur Milenial&#8217;.</p>
<p>Hal itu diduga sebagai sindiran terhadap Achmad Fauzi yang kerap pamer penghargaan.</p>
<p>“Pak @achmadfauzi_wy layak dianugerahi gelar ‘Panglima Jalan Lumpur Milenial’,” tulis akun @cong*******.</p>
<p>Akun lain meminta KPK untuk turun ke Kabupaten Sumenep, khususnya Kepulauan Kangean. “Kayaknya perlu KPK ke Pulau Kangean ini,” tulis akun @suna***********.</p>
<p><strong>(Ah/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/jalan-di-sumenep-bak-arena-offroad-warganet-ledek-fauzi-layak-digelari-panglima-jalan-lumpur-milenial/">Jalan di Sumenep Bak Arena Offroad, Warganet Ledek Fauzi: Layak Digelari ‘Panglima Jalan Lumpur Milenial’</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/jalan-di-sumenep-bak-arena-offroad-warganet-ledek-fauzi-layak-digelari-panglima-jalan-lumpur-milenial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
