<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Istighasah Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/istighasah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/istighasah/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Apr 2025 03:46:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Istighasah Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/istighasah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Testimoni Alumni: Miftahul Ihsan Bagian dari Sumber Barokah</title>
		<link>https://rilpolitik.com/testimoni-alumni-miftahul-ihsan-bagian-dari-sumber-barokah/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/testimoni-alumni-miftahul-ihsan-bagian-dari-sumber-barokah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 13:40:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Istighasah]]></category>
		<category><![CDATA[Miftahul Ihsan]]></category>
		<category><![CDATA[Miftahul Ihsan Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Moh Sakir]]></category>
		<category><![CDATA[Reuni Lintas Generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Barokah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=12245</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Rilpolitik.com &#8211; Kegiatan Istighasah dan Reuni Lintas...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/testimoni-alumni-miftahul-ihsan-bagian-dari-sumber-barokah/">Testimoni Alumni: Miftahul Ihsan Bagian dari Sumber Barokah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Kegiatan Istighasah dan Reuni Lintas Generasi <a href="https://rilpolitik.com/tag/miftahul-ihsan/"><strong>Pondok Pesantren Miftahul Ihsan</strong></a>, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Jumat (4/4/2024), telah berlangsung dengan lancar.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, beberapa alumni memberikan testimoninya terkait Miftahul Ihsan. Salah satunya adalah Moh Sakir, Tenaga Ahli Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).</p>
<p>Sakir secara tegas menyatakan kebanggaannya menjadi alumni Miftahul Ihsan. Ia merasa sangat bersyukur pernah mengenyam pendidikan di lembaga pendidikan besutan KH Fathullah itu.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa kedua orang tuanya merupakan santri di Miftahul Ihsan.</p>
<p>&#8220;Kalau ditanya apakah saya bangga jadi alumni Miftahul Ihsan, 1000 persen bangga jadi alumni Miftahul Ihsan. Apa perlu saya bersumpah (untuk membuktikan kebanggaan)? Saya sendiri bangga,” tegas Sakir saat memberikan testimoni.</p>
<p>“Alhmadulillah, saya di Miftahul Ihsan memang sejak dari orang tua nyantri di sini, berguru di sini. Lanjut ke saya. Jadi kalau ditanya sebagai testimoni, alhamdulillah saya jadi santri Miftahul Ihsan,” sambungnya.</p>
<p>Sakir menyebut Miftahul Ihsan sebagai bagian dari sumber barokah. Dia merasa mendapatkan banyak barokah dalam perjalanan hidupnya yang diyakini tak lepas dari doa para guru.</p>
<p>“Miftahul Ihsan, menurut saya sebagai santri, bukan pengamat pendidikan, bukan juga orang luar yang lihat pesantren, tapi saya santri yang mengalami sendiri menyaksikan bahwa Miftahul Ihsan bagian dari sumber barokah bagi saya,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan definisi ‘barokah’. “Barokah definisinya sederhana, <em>Ziyadatul khair minallah</em>, bertambahnya kebaikan langsung dari Allah. Makanya tadi saya bilang jadi saksi bahwa Miftahul Ihsan sumbernya (barokah) karena saya sendiri merasakan ziyadah ini,” jelasnya.</p>
<p>Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pamekasan itu menceritakan perjalanan hidupnya merantau ke Jakarta dengan berbekal gelar sarjana pendidikan agama Islam pada 2009 lalu.</p>
<p>Ia memulai perjalanan hidupnya di Ibu Kota dengan bergabung di salah satu lembaga penelitian yang menurutnya sacara ijazah tidak relevan. Tetapi ia justru bisa diterima di lembaga tersebut. Hal itu diyakini Sakir tidak lepas dari doa para guru.</p>
<p>“Tak masuk akal. Secara ijazah nggak masuk. Saya sendiri berpikir apa kalau bukan doa guru. Ini semua pasti ada doa guru,” ujar dia.</p>
<p>Ia juga menceritakan pengalamannya saat ini menjadi Tenaga Ahli KPU RI bersama para lulusan kampus top di Indonesia seperti UI dan UGM. Ia merasa hal itu juga merupakan berkat doa dari para guru.</p>
<p>“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa ada banyak hal yang tidak masuk akal. Apa yang tidak masuk akal ini, pasti karena ada doa guru,” ucapnya.</p>
<p>Sebab itu, dia mengatakan harus bangga menjadi santri Miftahul Ihsan. “Harus Bangga menjadi santri Miftahul Ihsan. Karena saya sendiri yakin Miftahul Ihsan sumbernya barokah. Akan ada banyak tambahan kebaikan. Akan ketemu hal-hal yag tidak masuk akal,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mendorong para alumni untuk bisa lanjut kuliah. Ia mengatakan tak perlu memikirkan biaya. Sebab, Allah menjamin rezeki orang yang mencari ilmu.</p>
<p>“Ngga sekarang kuliah, mungkin putra kita. Kalau bukan putra kita, mungkin cucu kita,” katanya.</p>
<p>“Nggak usah mikir mau jadi apa, nggak usah khawatir. Yang penting sungguh-sungguh dan yakin. Terutama yakin. Mantabkan dalam hati bahwa jika lanjut kuliah, maka Allah yang menjamin (rezekinya),” sambungnya.</p>
<p>Dia juga mengatakan bahwa lanjut kuliah merupakah salah satu upaya mendapatkan barokah.</p>
<p><strong>(Ah/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/testimoni-alumni-miftahul-ihsan-bagian-dari-sumber-barokah/">Testimoni Alumni: Miftahul Ihsan Bagian dari Sumber Barokah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/testimoni-alumni-miftahul-ihsan-bagian-dari-sumber-barokah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peserta Reuni Lintas Generasi Padati Kompleks Miftahul Ihsan</title>
		<link>https://rilpolitik.com/peserta-reuni-lintas-generasi-padati-kompleks-miftahul-ihsan/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/peserta-reuni-lintas-generasi-padati-kompleks-miftahul-ihsan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 05:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Istighasah]]></category>
		<category><![CDATA[Kiai Abbasi Rahman]]></category>
		<category><![CDATA[Kiai Bahrudin]]></category>
		<category><![CDATA[Miftahul Ihsan]]></category>
		<category><![CDATA[Miftahul Ihsan Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Reuni Lintas Generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=12233</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Rilpolitik.com &#8211; Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ihsan...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/peserta-reuni-lintas-generasi-padati-kompleks-miftahul-ihsan/">Peserta Reuni Lintas Generasi Padati Kompleks Miftahul Ihsan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ihsan melalui Ikatan Alumni Santri Miftahul Ihsan Al Maarif Plus (IKSMA) menggelar acara Istighasah dan Reuni Lintas Generasi di momen Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2025 pada Jumat (4/4/2025).</p>
<p>Pantauan <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitik.com</strong></a> di lokasi, peserta reuni tampak memadati Kompleks Ponpes Miftahul Ihsan yang berlokasi di Jalan KH Fathullah Nomor 99, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.</p>
<p>Kegiatan yang dihadiri para alumni generasi tua dan muda itu diawali dengan Istighasah yang dipimpin langsung Pengasuh Ponpes Miftahul Ihsan, <a href="https://rilpolitik.com/tag/kiai-abbasi-rahman/"><strong>Kiai Abbasi Rahman</strong></a>. Kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan testimoni alumni.</p>
<p>Acara ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturrahmi dengan para kiai, dewan pengasuh, guru, juga antar alumni untuk mengenang kebersamaan dalam bingkai pendidikan pesantren.</p>
<p>Kiai Abbasi dalam ceramahnya mengingatkan seluruh alumni untuk tidak pernah memutuskan hubungan dengan para guru serta anak keturunannya apapun kondisinya.</p>
<p>“Jangan sampai putus hubungan dengan guru serta keturunannnya,” kata Kiai Abbasi, Jumat (4/4/2025).</p>
<p>“Ada banyak barokah dari guru yang tidak bisa dihitung,” lanjutnya.</p>
<p>Dia berharap para alumni dan guru di akhirat nanti bisa kembali berkumpul dalam kebahagiaan.</p>
<p>“Semoga tetap diakui santri sampai akhirat. Semoga tidak hanya berkumpul di dunia, tetapi juga di akhirat,” ujar Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah dan Sidogiri itu.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Al Maarif Plus, Kiai Bahrudin menyampaikan tentang pentingnya ilmu pengetahuan. Menurut dia, ilmu pengetahuan bisa menjadi taming yang dapat menjaga diri dari keburukan.</p>
<p>“Ilmu pengetahuan akan jadi taming yang menjaga kita dari keburukan. Orang tak punya uang, tapi punya ilmu pengetahuan akan menjaga diri dari mencuri, misalnya,” ujar mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta itu.</p>
<p>Sebab itu, ia mendorong lulusan Miftahul Ihsan untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun, ia mewanti-wanti agar jangan sampai melanjutkan ke lembaga yang secara ideologi berbeda.</p>
<p>“Banyak pesantren yang cara praktik ubudiyah sehari-hari berbeda. Kita berkiblat pada Ponpes Annuqayah, Sumber Mas, Sidogiri, dan Lirboyo,” ungkapnya.</p>
<p>“Kami menjaga para alumni melanjutkan pendikan yang secara ideologi berbeda,” sambungnya.</p>
<p>Ketua panitia pelaksana, Aziz Fadly menyampaikan apreasiasi dan terima kasih atas antusiasme para alumni menghadiri acara reuni yang biasa digelar setahun sekali.</p>
<p>&#8220;Saya terus terang sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian para alumni hadir dalam acara ini,&#8221; kata Aziz.</p>
<p>&#8220;Saya juga berharap teman-teman yang belum bisa hadir tahun ini, semoga tahun depan bisa berjumpa dalam acara yang sama di tahun depan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan harapan agar para alumni yang berada di kepulauan dan perantuan untuk tetap kompak.</p>
<p>&#8220;Teruntuk teman-teman dari Kepulauan seperti Gili dan Kangean, serta teman-teman alumni yang berada di perantauan tetap jaga kekompakan dan doakan yang terbaik untuk lembaga, guru, dan juga alumni sscara umum,&#8221;</p>
<p>Sebagai informasi, kegiatan Istighasah dan Reuni Lintas Generasi ini juga dihadiri para pengasuh dan jajaran pengurus yayasan serta para guru di lingkungan Miftahul Ihsan. Di antaranya, Kiai Abbasi Rahman, Kiai Bahrudin, , Kiai Fathurrahman, Kiai Sale, Ustadz Suhri Zain, dan lain-lain.</p>
<p><strong>(Ah/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/peserta-reuni-lintas-generasi-padati-kompleks-miftahul-ihsan/">Peserta Reuni Lintas Generasi Padati Kompleks Miftahul Ihsan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/peserta-reuni-lintas-generasi-padati-kompleks-miftahul-ihsan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
