<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Grand Kemang Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/grand-kemang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/grand-kemang/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Sep 2024 12:59:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Grand Kemang Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/grand-kemang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diskusi Kelompok Oposisi di Jaksel Dibubarkan Orang Tak Dikenal</title>
		<link>https://rilpolitik.com/diskusi-kelompok-oposisi-di-jaksel-dibubarkan-orang-tak-dikenal/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/diskusi-kelompok-oposisi-di-jaksel-dibubarkan-orang-tak-dikenal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 12:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Din Syamsuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Diskusi Dibubarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Grand Kemang]]></category>
		<category><![CDATA[Refly Harun]]></category>
		<category><![CDATA[Said Didu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=9174</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Sekelompok orang membubarkan acara diskusi...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/diskusi-kelompok-oposisi-di-jaksel-dibubarkan-orang-tak-dikenal/">Diskusi Kelompok Oposisi di Jaksel Dibubarkan Orang Tak Dikenal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Sekelompok orang membubarkan acara diskusi yang menghadirkan sejumlah tokoh oposisi di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/9/2024). Acara tersebut digelar Forum Tanah Air (FTA).</p>
<p>Mereka merangsek masuk ke ruang dan merusak peoperti diskusi seperti banner di atas mimbar diskusi.</p>
<p>Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh yang dikenal kritis terhadap pemerintah, seperti Pakar Hukum Tata Negara <a href="https://rilpolitik.com/tag/refly-harun/"><strong>Refly Harun</strong></a>, Said Didu, Din Syamsuddin, eks Danjen Kopassus Soenarko, Marwan Batubara, dan Rizal Fadhilah. Selain itu, hadir juga Tata Kesantra dan Ida N Kusdianti yang merupakan Ketua dan Sekjen Forum Tanah Air.</p>
<p>Acara pun akhirnya batal digelar dan diubah menjadi konferensi pers yang mengecam keras aksi brutal sekelompok orang itu.</p>
<p>Din Syamsuddin menyebut aksi yang dilakukan massa merupakan tindak kejahatan demokrasi. Menurutnya, hal itu sudah masuk ranah kriminal.</p>
<p>&#8220;Bagi saya ini adalah penjelemaan dari perilaku yang memang cenderung berbuat kejahatan dan apa yang terjadi tadi adalah kejahatan demokrasi. Ketika masuk dan merusak ini adalah anarkisme yang tidak hanya memalukan tetapi mengganggu dan merusak kehidupan kebangsaan,&#8221; kata Din.</p>
<p>Din pun menuding polisi hanya diam saja seolah membiarkan aksi massa yang ingin membubarkan acara diskusi.</p>
<p>&#8220;Dan polisi mohon maaf, saya terus terang tidak berfungsi sebagai pelindung dan pengayom rakyat sebagaimana yang menjadi slogan. Ternyata diam saja, saya protes keras protes yang berdiri bahkan membiarkan aksi anarkisme,&#8221; ucap Din.</p>
<p>&#8220;Kalau polisi di depan sana membiarkan tidak ada apa-apa terhadap kegiatan yang sah berdasarkan konstitusi UUD, maka polisi memecah belah rakyat, polisi membiarkan kejahatan, terjadi di mana-mana,&#8221; kata Din.</p>
<p>Sementara Relfy Harun meminta polisi untuk menindak aksi massa yang membubarkan diskusi. Ia menyebut hal itu bukan delik aduan.</p>
<p>“Itu bukan delik aduan, dan mereka melakukan itu di depan polisi. Jadi kalau polisi tidak bertindak, aneh bin ajaib. Menurut saya kita perlu, nanti datang ramai-ramai ke kantor polisi untuk menyampaikan hal itu kalau mereka tidak melakukan tindakan apa-apa,&#8221; kata Refly.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/diskusi-kelompok-oposisi-di-jaksel-dibubarkan-orang-tak-dikenal/">Diskusi Kelompok Oposisi di Jaksel Dibubarkan Orang Tak Dikenal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/diskusi-kelompok-oposisi-di-jaksel-dibubarkan-orang-tak-dikenal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
