<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berlumpur Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/berlumpur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/berlumpur/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2025 06:46:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Berlumpur Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/berlumpur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kondisi Pasar Bluto Becek dan Berlumpur, Tanggung Jawab Pemerintah Dipertanyakan</title>
		<link>https://rilpolitik.com/kondisi-pasar-bluto-becek-dan-berlumpur-tanggung-jawab-pemerintah-dipertanyakan/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/kondisi-pasar-bluto-becek-dan-berlumpur-tanggung-jawab-pemerintah-dipertanyakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 06:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Berlumpur]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar becek]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Bluto]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=14971</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUMENEP, Rilpolitik.com &#8211; Kondisi pasar tradisional di Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/kondisi-pasar-bluto-becek-dan-berlumpur-tanggung-jawab-pemerintah-dipertanyakan/">Kondisi Pasar Bluto Becek dan Berlumpur, Tanggung Jawab Pemerintah Dipertanyakan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMENEP, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Kondisi pasar tradisional di <a href="https://rilpolitik.com/tag/sumenep/"><strong>Kabupaten Sumenep</strong></a>, Jawa Timur, cukup memprihatinkan. Meski disebut-sebut sebagai penggerak ekonomi lokal, pasar tradisional di Sumenep justru seperti kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.</p>
<p>Kondisi memprihatinakan salah satunya terjadi di Pasar Bluto yang berlokasi di Jalan Raya Kapedi-Bluto, Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Pantauan <a href="https://rilpolitik.com/"><strong>rilpolitikcom</strong></a> pada Selasa (21/10/2025), pasar yang populer di masyarakat dengan sebutan ‘Pasar Salasaan’ itu tampak becek dan berlumpur usai diguyur hujan.</p>
<p>Air tergenang di sejumlah titik, utamanya di kawasan lapak penjual ikan. Terlebih, banyak sampah berserakan yang bercampur menjadi satu dengan lumpur.</p>
<p>Belum lagi, beberapa kendaraan bermotor yang tetap maksa untuk masuk melawati area yang berlumpur, sehingga memperparah kondisi pasar.</p>
<p>Seorang pengunjung bernama Sudahri mengeluhkan kondisi tersebut. Ia mengaku kesusahan akibat kondisi pasar yang becek dan berlumpur.</p>
<p>“Kalau kayak gini kan pergerakan kita jadi susah. Ini juga kendaraan seharusnya dilarang masuk supaya tidak makin parah,” keluh dia.</p>
<p>Ia pun mempertanyakan tanggung jawab pemerintah terhadap pemeliharaan pasar tradisional. Menurutnya, kondisi Pasar Bluto sudah tidak layak dan perlu segera direvitalisasi.</p>
<p>“Ini harus segera diperbaiki. Jangan karena tidak ada protes, lalu dibiarkan begitu saja. Ini sudah tidak layak. Lalu di mana tanggung jawab pemerintah?” ujarnya.</p>
<p><figure id="attachment_14973" aria-describedby="caption-attachment-14973" style="width: 720px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14973" src="https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251021-WA0011.jpg" alt="" width="720" height="403" /><figcaption id="caption-attachment-14973" class="wp-caption-text">Kondisi Pasar Bluto di Kabupaten Sumenep becek dan berlumpur. [Foto: Ah/rilpolitikcom]</figcaption></figure>Seorang pedagang juga turut mengeluhkan kondisi tersebut. Dia mengatakan kondisi pasar yang becek dan berlumpur berpengaruh terhadap omset.</p>
<p>“Iya berpengaruh kalau kondisinya begini. Orang kan jadi males yang mau dateng,” ucapnya.</p>
<p>“Cuma kita kan orang kecil nggak tau mau ngomong ke siapa. Akhirnya ya mungkin emang segini rejeki dari Gusti Allah,” imbuhnya.</p>
<p><strong>(War/rilpolitik)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/kondisi-pasar-bluto-becek-dan-berlumpur-tanggung-jawab-pemerintah-dipertanyakan/">Kondisi Pasar Bluto Becek dan Berlumpur, Tanggung Jawab Pemerintah Dipertanyakan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/kondisi-pasar-bluto-becek-dan-berlumpur-tanggung-jawab-pemerintah-dipertanyakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
