<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anomali Arsip - Rilpolitik</title>
	<atom:link href="https://rilpolitik.com/tag/anomali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rilpolitik.com/tag/anomali/</link>
	<description>Barometer Politik Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jul 2026 23:38:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Untitled-1-1-80x80.png</url>
	<title>Anomali Arsip - Rilpolitik</title>
	<link>https://rilpolitik.com/tag/anomali/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum BGN Terdahulu Diduga Akali Transfer ke SPPG agar Serapan Anggaran Tampak Tinggi</title>
		<link>https://rilpolitik.com/oknum-bgn-terdahulu-diduga-akali-transfer-ke-sppg-agar-serapan-anggaran-tampak-tinggi/</link>
					<comments>https://rilpolitik.com/oknum-bgn-terdahulu-diduga-akali-transfer-ke-sppg-agar-serapan-anggaran-tampak-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rilpolitik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 23:38:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anomali]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Rekening]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[Sudaryono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rilpolitik.com/?p=18038</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, Rilpolitik.com &#8211; Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)...</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/oknum-bgn-terdahulu-diduga-akali-transfer-ke-sppg-agar-serapan-anggaran-tampak-tinggi/">Oknum BGN Terdahulu Diduga Akali Transfer ke SPPG agar Serapan Anggaran Tampak Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Rilpolitik.com</strong> &#8211; Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) <a href="https://rilpolitik.com/tag/sudaryono/"><strong>Sudaryono</strong></a> mengungkap adanya temuan rekening virtual account anomali terkait SPPG. Sudaryono mengatakan anomali tersebut berupa SPPG dengan rekening virtual account dobel atau bahkan belum beroperasi, tetapi sudah mendapatkan transfer dari pusat.</p>
<p>Politikus Partai Gerindra itu mengatakan ditemukan 414 SPPG dengan rekening virtual account anomali.</p>
<p>&#8220;Bahwa ada saldo rekening yang terkirim dari, terkirim dari pusat, kepada rekening-rekening dapur yang dalam bentuk virtual account itu, ternyata rekening penampungan rekening dapur itu dapurnya either dapurnya itu belum beroperasi,&#8221; ujar Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).</p>
<p>Sudaryono menduga pengiriman uang ke rekening tersebut dilakukan oleh oknum BGN terdahulu.</p>
<p>&#8220;Jadi kami menduga, ini namanya dugaan, tentu saja pembuktiannya ada pada penegak hukum. Kami menduga kenapa uang bisa ke rekening di mana dapur itu rekeningnya dobel, atau dapur itu belum beroperasi, kami menduga ada oknum-oknum terdahulu di dalam BGN yang kemudian mengirimkan ini,&#8221; kata Sudaryono.</p>
<p>Praktiks culas itu diduga dilakukan agar serapan anggaran terlihat tinggi. Dia mengatakan serapan anggaran tinggi, maka dianggap prestasi.</p>
<p>&#8220;Kalau mens rea kejahatan, mungkin dia niat mau nyuri misalnya, atau bisa jadi misalnya, kami menduga ini yang katakanlah dugaan yang bukan pelanggaran pencurian atau tindak pidana korupsi adalah, dia hanya ingin ngirim ke banyak rekening supaya kelihatan serapan anggarannya tinggi,&#8221; kata Sudaryono.</p>
<p>&#8220;Jadi anggarannya terserap banyak, jadi kemudian serapan di BGN-nya tinggi sehingga supaya ada dicek itu kira-kira serapan tinggi itu adalah sama dengan prestasi yang baik dari sebuah lembaga, itu kami sedang mendalami ini ya,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sudaryono mengatakan pendalaman terkait rekening anomali tersebut masih dilakukan. Dia mengatakan temuan tersebut diserahkan ke aparat penegak hukum.</p>
<p>&#8220;Mana kala ada indikasi mens rea, ada indikasi niat jahat untuk nyuri, ngentit, atau nyolong tadi, maka ini kita serahkan kepada penegak hukum,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rilpolitik.com/oknum-bgn-terdahulu-diduga-akali-transfer-ke-sppg-agar-serapan-anggaran-tampak-tinggi/">Oknum BGN Terdahulu Diduga Akali Transfer ke SPPG agar Serapan Anggaran Tampak Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rilpolitik.com">Rilpolitik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://rilpolitik.com/oknum-bgn-terdahulu-diduga-akali-transfer-ke-sppg-agar-serapan-anggaran-tampak-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
