NasionalPolitik

Soroti RUU Kementerian, Adi Prayitno: Politik Kita Berat di Ongkos Perkawanan

4049
×

Soroti RUU Kementerian, Adi Prayitno: Politik Kita Berat di Ongkos Perkawanan

Sebarkan artikel ini
Pengamat Politik Adi Prayitno.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti Rancangan Undang-Undang (RUU) Kementerian yang memberikan peluang kepada Presiden terpilih berikutnya untuk menentukan secara bebas jumlah menteri di kabinet. Adi menanggapinya dengan satire. Apa katanya?

“Politik akomodasi itu berat memang. Partai kalah yang mau dirangkul perlu difikirkan juga nasibnya,” sindir Adi melalui unggahannya di X pada Jumat (17/5/2024).

“Partai pendukung yang tak lolos parlemen dan relawan perlu difikirkan juga posisinya,” sambungnya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu kemudian menyindir bahwa politik pertemanan di Indonesia itu sangat mahal harganya.

“Politik kita memang berat. Berat di ongkos perkawanan,” ujarnya.

Sebagai informasi, RUU Kementerian Negara mengubah Pasal 15 UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang membatasi jumlah kementerian maksimal 34. Melalui RUU tersebut, nomenklatur kabinet tak terikat dengan aturan dan dipasrahkan sepenuhnya kepada presiden terpilih.

Belakangan ini memang muncul isu jumlah pos kementerian di era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan bertambah dari 34 menjadi 40. Hal itu dicurigai banyak pihak untuk mengakomodir partai politik di luar pendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

(Faw/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *