NasionalPolitik

PSI Tantang Balik Fahri Hamzah: Debat Terbuka Program BPJS Gratis

4309
×

PSI Tantang Balik Fahri Hamzah: Debat Terbuka Program BPJS Gratis

Sebarkan artikel ini
Ketua DPP PSI Dedek Prayudi. [Tangkapan layar]

Rilpolitik.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mempertanyakan hitungan-hitungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait janji menggratiskan BPJS jika menang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Fahri bahkan menantang politisi PSI itu berdebat secara terbuka.

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau akrab dengan sapaan Uki menjawab tantangan tersebut. Uki siap adu argumen dengan Fahri Hamzah terkait perjuangannya menggratiskan BPJS.

“Ini menarik sekali kalau didiskusikan secara terbuka, disaksikan oleh publik bagaimana ini bisa kita lakukan, kenapa ini penting untuk dilakukan, dan apa dampak serta prosesnya ketika kita sedang mengimplementasikan program-program atau perjuangan kita tadi,” kata Uki melalui video pendek seperti Rilpolitik.com kutip, hari ini, kamis (17/8/2023).

Uki siap diuji programnya menggratiskan BPJS. Ia menunggu kesiapan Fahri untuk mendiskusikannya secara terbuka dalam satu frame media yang sama.

“Kita sama-sama diskusikan program kita, saling challange satu denga yg lai terkait pembiayaan BPJS kalau digratiskan misalnya. Terus abia itu implemtasinya seperti apa dan lain-lain. Saya tunggu jawabannya Bang Fahri Hamzah,” ujar Uki.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mempertanyakan hitung-hitungan program BPJS gratis oleh PSI. Menurutnya, angkanya harus definitif berbasis kepada projeksi pendapatan negara dan APBN yang akan datang.

“Dia udah ngitung APBN kan dia usah ngerti uang masuk kita bwrapa. Belanja negara berapa, dan berapa yang bisa dipakai untuk subsidi penyelenggaraan belanja negara kesehatam gratis,” kata Fahri Hamzah dalam sebuah podcast Youtube.

Mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, politikus PSI harusnya bisa dihadirkan juga untuk memperdebatkan program tersebut.

“Yg bersangkutan harusnya hadir di sini. Saya bikin plang, saya bilang saya kalau jadi presiden setahun korupsi hilang. Tapi pertama-tama kalau semua capres mau berdebat dengan saya tentang itu, saya berani berdebat, hari ini. Dan saya bisa buktikan kepada dia kalau saya jadi presiden, saya bisa selesaikan korupsi dalam setahun. Pertanyaannya, presiden yg lain berani gak,” tantang Fahri.

“Atau tadi legislator, dia ketua partai kan, dia bilang BPJS gratis. Hadir di sini, paparkan angkamu, mana angkamu. Jangan-jangan dia gak tahu APBN sekarang berapa. Jangan-jangan dia nggak tau komposisi pendapatan negara dari mana aja. Dia cuma ngomong begitu,” lanjutnya.

Ia mengatakan, politisi tidak boleh sembarang mengeluarkan pernyataan atau janji politik yang datanya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Ngga boleh dibiarkan politisi mengeluarkan pernyataan yang tidak ada pertanggungjawaban teknisnya yang berbasis kepada data-data dan angka-angka yang akurat,” tegas Fahri.

(Abn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *