NasionalPolitik

Prabowo Gelagapan Disinggung Ganjar Soal Pernyataannya Pemilih Internet Gratis Berotak Lambat

5090
×

Prabowo Gelagapan Disinggung Ganjar Soal Pernyataannya Pemilih Internet Gratis Berotak Lambat

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo.

Rilpolitik.com, Jakarta – Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto tampak gelagapan saat menjawab pertanyaan Capres nomor 03, Ganjar Pranowo terkait internet gratis sebagai upaya pemerataan internet dalam debat Capres terakhir yang diselenggarakan KPU RI di JCC, Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu (4/2/2024).

Pasalnya, Ganjar menyinggung pernyataan Prabowo yang menyebut bahwa yang menginginkan internet gratis otaknya lambat. Diketahui, internet gratis merupakan salah satu program unggulan Ganjar-Mahfud.

Diksi otak lambat, kata Ganjar, disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Konsolidasi dan Silaturahmi Relawan Kalimantan Maju untuk Ibu Kota Nusantara di Pontianak pada 20 Januari 2023 lalu.

Sebab itu, dalam debat capres terakhir ini, Ganjar mempertanyakan setuju tidaknya Prabowo dalam memperbaiki ketimpangan digital itu, termasuk pengadaan internet gratis.

“Di Pontianak, 20 Januari, bapak sampaikan, orang yang pengen internet gratis itu, maaf ini pak, otaknya lambat. Padahal biasanya mereka otaknya cemerlang, di sisi lain ketika bapak menyampaikan itu, cawapres bapak bicara IoT (internet of things),” tanya Ganjar.

Merespon pertanyaan Ganjar itu, Prabowo pun berusaha membantah bahwa dia tidak pernah mengatakan yang menginginkan internet gratis berotak lambat. Dia menyebut apa yang disampaikan ganjar itu tidak lengkap.

“Yang saya katakan adalah yang mana yang lebih penting, internet gratis atau makan gratis untuk orang yang sedang susah, untuk orang miskin, untuk orang kalangan bawah, itu yang saya maksud,” tutur Prabowo.

“Untuk internet gratis ya saya setuju, tapi jangan internet gratis lebih dipentingkan daripada makan gratis, makan ini mutlak untuk rakyat kita, mereka harus makan, anak-anak harus makan, orang miskin harus makan,” ucapnya.

Merespons klarifikasi Prabowo, Ganjar menekankan jejak digital saat ini mudah ditemui. Sehingga, apa yang disampaikan Prabowo terkait otak lambat itu menurutnya bisa dilihat di website. Itu pun menurutnya keunggulan dari kehadiran internet.

“Maka kalau kita bicara orang yang pilih internet gratis otaknya lambat saya kira statement itu sangat sadis, dan ada 12 ribu desa yang masih blind spot, padahal kita mau digitalisasi,” ucap Ganjar.

Oleh sebab itu, Ganjar pun menekankan pentingnya program perluasan cakupan internet melalui internet gratis, untuk mencapai Indonesia negara maju.

“Kita ingin mendigitalisasi banyak hal untuk memberikan fasilitas ya pendidikan ya kesehatan, dan dua kementerian ini yang kita siapkan untuk jadi contoh karena relatif datanya lengkap kalau kita ingin negara ini maju lebih cepat,” cetus Ganjar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *