NasionalPolitik

Prabowo Belum Sambut Sinyal Dukungan dari PKS, Pengamat: Soal Waktu Saja

6969
×

Prabowo Belum Sambut Sinyal Dukungan dari PKS, Pengamat: Soal Waktu Saja

Sebarkan artikel ini
Presiden terpilih Prabowo Subianto. [Instagram @prabowo]

JAKARTA, Rilpolitik.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi sinyal akan mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka usai ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Namun, sinyal dukungan ini belum mendapat respon baik dari Prabowo maupun Gibran.

Terbaru, Prabowo justru tidak menghadiri undangan acara halalbihalal yang digelar PKS pada Sabtu (27/4/2024). Ditambah lagi dengan adanya penolakan dari Partai Gelora atas wacana bergabungnya PKS ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Hal itu memunculkan opini di publik bahwa Prabowo menolak dukungan PKS di bawah kepemimpinan Ahmad Syaikhu itu.

Namun, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, memiliki pandangan yang berbeda. Dia menilai ketidakhadiran Prabowo ke acara halalbihalal bukan berarti menolak dukungan PKS. Menurutnya, Prabowo kemungkinan masih menunggu waktu yang cocok untuk bertemu PKS.

“Jadi dalam hal tidak datangnya Prabowo di acara halalbihalal, ya mungkin Prabowo sedang memperhitungkan kalkulasi yang cocok yang pas, waktu yang tepat untuk bertemu dengan PKS,” kata Ujang saat dihubungi rilpolitik.com di Jakarta pada Senin (29/4/2024).

Terkait penolakan Gelora, Ujang menyebut karena dilatarbelakangi oleh konflik masa lalu kedua partai tersebut. Namun, ia meyakini penolakan tersebut tidak akan mempengaruhi langkah politik Prabowo untuk merangkul PKS bergabung dengan KIM.

“Apapun itu, soal Prabowo belum datang atau belum ketemu PKS, soal waktu. Saya dengar sedang diatur jadwalnya, kemungkinan besar juga akan bertemu begitu,” tuturnya.

“(Prabowo) Pasti akan merangkul. Pasti akan menemui cuma memang sedang melihat kondisi dan kebatinan partai Gelora itu,” sambung dia.

Dia pun meyakini partai politik pengusung Prabowo-Gibran siap menerima kehadiran PKS.

“Kalau partai-partai lain pasti menerima. Kecuali Partai Gelora saja yang memang memiliki sejarah tidak bagus dengan PKS karena sempalan ataupun pecahan dari PKS itu,” katanya.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *