NasionalPolitik

Politikus PKB Sebut Ide Prabowo Biayai IKN dan Makan Gratis dari APBN Bisa Bangkrutkan Indonesia

6167
×

Politikus PKB Sebut Ide Prabowo Biayai IKN dan Makan Gratis dari APBN Bisa Bangkrutkan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Politikus PKB Luqman Hakim.

Rilpolitik.com, Jakarta – Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim menyebut gagasan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto membiayai program makan siang gratis dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa membuat Indonesia bangkrut.

“Pikiran Prabowo ini, makan siang gratis dan IKN dibiayai APBN, akan bikin Indonesia bangkrut,” kata Luqman melalui akun X nya pada Jumat (5/1/2024).

Menurut Luqman, anggaran makan siang gratis, alutsista, dan food estate akan menghabiskan separuh lebih APBN tiap tahun.

“Anggaran Makan Siang Gratis, IKN, Persenjataan (Alutsista) & Food Estate, akan habiskan separo lebih APBN tiap tahun. Bangkrut, Bos,” tegas Luqman.

“Rakyat miskin kebagian apa? Sepiring nasi doang?” sambungnya.

Diketahui, Prabowo Subianto optimistis APBN dapat membiayai pembangunan IKN dan makan siang gratis.

“Indonesia punya kemampuan. Sekarang saja, APBN kita untuk bantuan sosial mendekati Rp 500 triliun, kemudian anggaran untuk pendidikan Rp 600 triliun,” kata Prabowo di Kantor Dewan Pers pada Kamis (4/1/2024).

Adapun pembangunan IKN setidaknya menelan biaya sampai Rp 466 triliun. Sedangkan program perbaikan gizi pasangan Prabowo-Gibran membutuhkan biaya yang kurang lebih sama yakni sekitar Rp 400 triliun lebih per tahun.

Oleh sebab itu, menurut Prabowo program yang dibawanya bersama Gibran nanti bila terpilih dalam Pilpres 2024 tersebut, sangat mungkin dibiayai oleh APBN. Terlebih jika program perbaikan gizi ini masuk dalam kategori bantuan sosial ataupun bantuan pendidikan yang selama ini dibiayai oleh negara.

“Jadi, yang saya tanya adalah kalau kita kasih makan ke anak-anak kita ini, boleh tergolong bantuan sosial atau tidak? Yang kedua, ini boleh tergolong pendidikan atau tidak, kasih makan (anak-anak) di sekolah?” ucap Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *