DaerahPolitik

Pengamat: 50 Persen Kekuatan Achmad Fauzi di Sumenep Ada Pada Said Abdullah

6436
×

Pengamat: 50 Persen Kekuatan Achmad Fauzi di Sumenep Ada Pada Said Abdullah

Sebarkan artikel ini
Pengamat politik dan kebijakan publik, Fauzi As.

SUMENEP, Rilpolitik.com – Pengamat politik dan kebijakan publik, Fauzi As menilai Bupati Sumenep Achmad Fauzi selaku calon petahana atau incumbent pada Pilkada Sumenep 2024 bukanlah sosok yang perlu ditakuti.

Menurutnya, politikus PDIP itu secara politik sebenarnya tidak terlalu kuat. Kekuataan Fauzi, katanya, ada pada Said Abdullah yang merupakan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sekaligus paman dari Fauzi.

Fauzi As bahkan menyebut 50 persen kekuatan Achmad Fauzi berasal dari Said. Dia tidak yakin Fauzi akan tetap menjadi calon kuat jika pada baliho dan bannernya tidak tertempel wajah Said.

“Fauzi bisa dibayangkan kalau misalnya 1-2 bulan ke depan apakah akan kuat kalau seandainya setiap banner Fauzi yang akan tertempel itu tiba-tiba ternyata tidak ada foto Pak Said misalnya? 50 persen kekuataan Fauzi ada di dia (Said),” kata Fauzi As dalam sebuah diskusi di kawasan Kolor, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Rabu (29/5/2024).

“Apalagi, tiba-tiba gambar Pak Said tertempel di banner kampanyenya Mas Hairul, misalnya. Ini kan bisa terjadi. Karena dinamika politik masih terjadi sampai hari ini,” sambung dia.

Pria berambut gondrong itu kembali menegaskan bahwa kekuataan Fauzi di Sumenep tidak bisa dilepaskan dari Said Abdullah.

“Jadi kekuatan Ketua Banggar atau kekuatan pamannya yang sebetulnya dipinjamkan ke Fauzi dan itu yang paling penting,” tegasnya.

Karena itu, dia mengatakan yang dilawan di Pilkada Sumenep 2024 itu sebenarnya bukan kekuataan Fauzi, melainkan Said Abdullah.

“Sudut pandangnya itu adalah sebetulnya di Sumenep ini bukan melawan kekuatan Fauzi, melainkan melawan kekuatan Ketua Banggar,” ucapnya.

“Dan itu yang membuat minder PKB, yang membuat minder partai-partai yang hari ini kader-kadernya mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati Fauzi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fauzi berharap parpol di Sumenep sebaiknya mulai menginventarisir kekuatan petahana untuk bisa ditumbangkan pada Pilkada 2024.

“Karena politik tidak bisa dipisahkan dengan strategi peperangan di mana kekuatan lawan harus kita inventarisir sedemikian mungkin,” ujarnya.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *