NasionalPolitik

PAN Tolak Wacana Presiden Dipilih MPR

3881
×

PAN Tolak Wacana Presiden Dipilih MPR

Sebarkan artikel ini
Sekjen PAN Eddy Soeparno.

SEMARANG, Rilpolitik.com – Partai Amanat Nasional (PAN) menolak wacana presiden dipilih kembali oleh MPR melalui amandemen UUD 1945 sebagaimana yang diutarakan Amien Rais.

“Yang harus dilakukan meningkatkan kualitas demokrasi dengan memperbaiki secara menyeluruh sistem pemilu, tegakkan aturan secara konsisten dan perkuat pengawasan. Bukan tiba-tiba melakukan amandemen mengubah sistemnya,” kata Sekjen PAN Eddy Soeparno di Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (8/6/2024).

Eddy mengakui jika politik uang mencoreng pemilu. Menurutnya, untuk memenangkan kontestasi demokrasi, para kontestasi harus merogoh kocek dalam-dalam.

“Politik uang membuat beberapa pemilih tidak peduli gagasan visi, misi atau gagasan calonnya. Yang mereka pedulikan adalah calon yang memberikan uang dengan jumlah terbesar maka dialah yang paling layak mendapatkan suara,” ujarnya.

Meski demikian, kata Eddy, yang harus dilakukan adalah memperbaiki sistemnya menjadi sistem demokrasi yang lebih substansial, bukan malah mengganti dengan sistem yang lain.

“Yang perlu dilakukan adalah memperbaiki, bukan menggantinya dengan sistem yang lain,” ujarnya.

Eddy juga mengajak semua pihak untuk terus melakukan edukasi politik kepada masyarakat bahwa suara mereka lebih berharga dari sekedar amplop atau sembako yang dibagikan seorang calon.

“Pendidikan politik ini agar masyarakat memilih karena gagasan dan konsep, bukan iming-iming hadiah. Bagaimanapun pendidikan politik adalah tanggung jawab kita bersama sebagai insan politik atau kontestan di dalam pemilihan jabatan publik,” katanya.

Eddy juga mengajak partai politik untuk bersama-sama merawat demokrasi dengan sebaik-baiknya agar perjuangan Reformasi 1998 tetap terjaga dan tidak sia-sia.

“Kita sebagai bangsa telah sepakat bahwa demokrasi adalah sistem bernegara yang kita jalankan, karena memberikan kedaulatan bagi setiap warga negara untuk memilih pemimpin atau wakilnya secara langsung. Mari kita perbaiki terus menerus agar demokrasi kita semakin berkualitas,” imbuh anggota DPR Dapil Jawa Barat 3, Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *