NasionalPolitik

Mencuat Pasca Pemilu, Wacana Presiden Dipilih MPR Dipertanyakan

6154
×

Mencuat Pasca Pemilu, Wacana Presiden Dipilih MPR Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Jubir Demokrat Irwan Fecho.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Wacana Presiden RI dipilih MPR melalui amandemen UUD 1945 kembali mencuat. Wacana tersebut mencuat dari pernyataan mantan Ketua MPR RI, Amien Rais saat silaurrahmi bersama pimpinan MPR pada Rabu (5/6/2023).

Terkait hal itu, Anggota DPR Fraksi Demokrat Irwan Fecho mengkritik wacana tersebut. Menurutnya, wacana tersebut menimbulkan tanda tanya.

“Wacana presiden dipilih MPR dengan amandemen UUD sekarang ini menurut saya waktunya tidak tepat dan menimbulkan pertanyaan publik,” kata Irwan pada Jumat (7/6/2024).

Irwan mengatakan membahas amandemen UUD 1945 pasca pemilu dapat menciptakan ketidakstabilan politik dan mengganggu konsolidasi demokrasi.

“Menurut saya membahas amandemen UUD setelah Pemilu dapat menciptakan ketidakstabilan politik dan mengganggu konsolidasi demokrasi yang baru saja berlangsung,” ucapnya.

Jubir Partai Demokrat ini pun mempertanyakan maksud wacana Presiden dipilih MPR RI tersebut. Selain tidak berdasar, wacana itu juga tidak dibutuhkan rakyat.

“Ini kan kita baru selesai pilpres ya, presiden terpilih saja belum dilantik. Energi politik bangsa seharusnya difokuskan pada implementasi program-program Prabowo-Gibran, bukan pada perubahan konstitusional yang mendasar. Itu yang lebih dibutuhkan rakyat saat ini,” tegasnya.

Karena itu lah, dia menekankan usulan amandemen UUD 1945 untuk mengubah tata cara pemilihan Presiden ini justru bisa memperburuk polarisasi di masyarakat.

“Usulan amandemen saat ini justru bisa memperburuk polarisasi politik di masyarakat. Seharusnya wacana yang dibangun adalah tentang mempersatukan masyarakat, bukan malah membuatnya terpolarisasi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *