NasionalPolitik

Megawati Pertanyakan Larangan Jurnalisme Investigasi dalam RUU Penyiaran

6216
×

Megawati Pertanyakan Larangan Jurnalisme Investigasi dalam RUU Penyiaran

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mempertanyakan larangan jurnalisme investigasi dalam Revisi Undang-Undang Penyiaran yang bergulir di DPR.

“Ada pelarangan produk jurnalistik investigasi, dalam Undang-Undang Penyiaran. Lho, untuk apa ada media?” ujar Megawati dalam pidato politiknya di Rakernas ke-V, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).

Megawati tak habis pikir dengan pelarangan terhadap jurnalisme investigasi. Padahal, lanjutnya, wartawan yang mendapatkan informasi langsung turun ke lapangan.

“Makanya saya selalu mengatakan, ey, kamu tuh ada Dewan Pers loh, lalu harus mengikuti yang namanya kode etik jurnalistik, lah kok nggak boleh ya investigasinya? Loh, itu kan artinya pers itu kan apa sih, menurut saya, dia benar-benar turun ke bawah loh,” ujar Megawati.

Megawati juga menyingung soal RUU Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menyinggung RUU tersebut disahkan untuk dibawa ke tingkat dua dalam masa reses pada saat Ketua DPR RI Puan Maharani kunjungan kerja saat itu ke Meksiko.

“Lah bayangkan dong pakai Revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi, yang menurut saya prosedurnya saja tidak benar. Tiba-tiba masa reses, saya sendiri sampai bertanya pada tadi ada Pak Utut mana ya?” ujar Megawati yang direspons Utut dengan berdiri.

“Lah saya tanya beliau. Ini apa sih? Mbak Puan lagi pergi. Yang saya bilang ke Meksiko, kok enak amat ya?” imbuhnya.

Baca juga:  Peluang Jadi Wakil Khofifah Tertutup, PDIP Siap Bangun Koalisi dengan PKB di Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *