EkonomiNasional

Izin Tambang Untuk Ormas Akan Jadi Sandera Politik

4115
×

Izin Tambang Untuk Ormas Akan Jadi Sandera Politik

Sebarkan artikel ini
Islah Bahrawi.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Anggota Tim Sukses Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Islah Bahrawi mengkritik keras rencana pemerintah membagikan izin usaha pertambangan (IUP) ke organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan. Menurutnya, hal itu hanya akan dijadikan sebagai sandera politik lima tahunan.

“Ijin mengelola tambang bagi Ormas hanya akan jadi sandera politik ketika Pemilu,” kata Islah dalam unggahannya di X pada Kamis (2/5/2024).

“Saya hanya bisa bayangkan jika Ormas sebesar NU dan Muhammadiyah malah dijadikan seperti ‘api glonggongan’ yang dicekoki air supaya kelihatan gemuk sebelum disembelih dalam setiap 5 tahun,” sambung dia.

Islah mengatakan, kebijakan ini akan merusak ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. Sebab, kursi ketum dan pengurus hanya akan jadi rebutan sebagai ladang mencari cuan.

“Jika Bahlil melaksanakan ini, kongres pemilihan ketua Ormas tidak akan lagi saling lempar kursi, tapi akan saling bacok. Jangankan pejuang negara, pengurus Ormas keagamaan pun kelak akan dipenuhi oleh formatur berjiwa preman dan para pencari cuan “berlilit sorban,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah berencana membagikan izin usaha pertambangan (IUP) ke organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui revisi Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menjelaskan alasan memberikan izin tambang ke Ormas. Menurutnya, para ormas keagamaan memiliki jasa dalam memerdekakan bangsa Indonesia sehingga sudah selayaknya mereka diberikan IUP untuk mengelola usaha pertambangan.

“Di saat Indonesia belum merdeka, memang siapa yang merdekakan bangsa ini? Di saat agresi militer tahun 48 yang membuat fatwa jihad memang siapa? Konglomerat? Perusahaan?” ucapnya.

“Kita kok malah enggak senang ya kalau negara hadir untuk membantu mereka? Tapi kok ada yang senang kalau investor yang kita kasih terus,” imbuhnya.

(Faw/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *