EkonomiNasional

Harga Beras Capai Level Tertinggi dalam Sejarah, Kepala Badan Pangan: Seluruh Dunia Juga Tinggi

5527
×

Harga Beras Capai Level Tertinggi dalam Sejarah, Kepala Badan Pangan: Seluruh Dunia Juga Tinggi

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menanggapi keluhan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) terkait harga beras yang disebut mencapai level tertinggi dalam sejarah Indonesia. Menurut Arief, beras mahal merupakan fenomena global. Artinya, tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di seluruh dunia.

“Seluruh dunia juga tinggi, jadi ini nih global. Kondisi hari ini kondisi global juga demikian,” kata Arief dikutip dari detikcom, pada Minggu (25/2/2024).

Dia menyebut perang Rusia dan Ukraina yang tak kunjung berakhir telah menyebabkan kebutuhan biaya produksi seperti pupuk meningkat.

“Di seluruh dunia dalam pertanian perlu pupuk nggak? Ukraina masih perang, terganggu pasokan pupuk nggak? Kalau terganggu harga pupuk naik atau turun? Kalau harga pupuk naik, harga pertanian bukan hanya beras, tetapi jagung, dan lainnya naik nggak? Nah,” jelas dia.

Arief kemudian menyarankan masyarakat untuk membeli beras Bulog Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar bisa mendapatkan harga lebih terjangkau dan tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni seharga Rp10.900/kg atau Rp54.500 per 5 kilogram.

Selain itu, beras-beras premium merek lainnya juga diyakini sudah mulai masuk ritel dengan harga Rp 13.900/kg. Biasanya beras di ritel dikemas dengan ukuran 5 kg-an.

“Di modern market itu kan sesuai HET Rp 13.900/kg, dan SPHP Rp 10.900/kg. Itu sudah banyak loh masuk ke ritel-ritel modern, seluruh Indonesia,” jelas Arief.

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengatakan harga beras premium sudah berada di level Rp 18.000 per kilogram (kg). Angka itu disebut menjadi tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Ini (harga beras premium) tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Belum pernah terjadi dalam sejarah harga beras Rp 18.000, belum pernah. Harga beras itu Rp 8.000, Rp 9.000, tertinggi Rp 10.000,” kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) kemarin.

Baca juga:  Harga Beras Akan Naik Lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *