NasionalPolitik

Gugatan Almas ke Gibran Dicurigai Hanya Gimmick untuk Menepis Ada Kesepakatan di Balik Gugatan Usia Capres-Cawapres

8275
×

Gugatan Almas ke Gibran Dicurigai Hanya Gimmick untuk Menepis Ada Kesepakatan di Balik Gugatan Usia Capres-Cawapres

Sebarkan artikel ini
Almas Tsaqibbirru.

Rilpolitik.com, Jakarta – Almas Tsaqibbirru menggugat cawapres nomor urut 2 yang juga Putra Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka ke Pengadilan Negeri Surakarta atas perkara wanprestasi. Almas meminta Gibran membayar ganti rugi sebesar Rp10 juta rupiah.

Alasan Almas menggugat karena Gibran tak ucapkan terima kasih usai Mahkamah Konstitusi (MK) meloloskan gugatannya soal batas usia Capres-Cawapres yang kemudian menjadi jalan bagi Gibran ikut kontestasi Pilpres 2024.

Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Erasmus Napitupulu justru mencurigai gugatan tersebut sebagai strategi klasik untuk menepis kecurigaan publik selama ini bahwa ada kesepakatan tertentu antara Almas dan Gibran di balik Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang membuka jalan bagi Gibran maju sebagai Cawapres pendamping Prabowo Subianto.

“Strategi bagus, untuk yang paham hukum tau ini cara-cara klasik nih, jadi digugat, supaya hakim memutus menolak dan di pertimbangan bilang bahwa tidak ada perjanjian atau kesepakatan sebelumnya sehingga tidak ada wanprestasi. Keren,” kata Erasmus dikutip dari akun X-nya pada Jumat (2/2/2024).

“Kecuali ada bukti ya, karena ini perdata, pembuktiannya formil, yang mana saya nggak yakin,” sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, Almas Tsaqibbirru yang menjadi pemohon dari Putusan MK 90 menggugat Gibran di PN Surakarta. Gugatan tersebut terdaftar pada Senin (29/1/2024).

Gibran digugat atas perkara wanprestasi. Gugatan tersebut tercatat pada nomor perkara 25/Pdt.G/2024/PN Skt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *