NasionalPolitik

Ganjar Ingatkan Penambahan Jumlah Pos Kementerian Langgar UU

5189
×

Ganjar Ingatkan Penambahan Jumlah Pos Kementerian Langgar UU

Sebarkan artikel ini
Ganjar Pranowo. [Tangkapan layar]

JAKARTA, Rilpolitik.com – Eks Calon Presiden (Capres) 2024, Ganjar Pranowo merespon wacana penambahan jumlah pos kementerian di Kabinet Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, penambahan tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU).

“Setahu saya undang-undang itu sudah membatasi jumlahnya. Maka kalau lebih dari itu pasti tidak cocok atau tidak sesuai dengan undang-undang,” kata Ganjar Pranowo kepada wartawan di sekretariat Barikade 98, Selasa (7/5/2024).

Ganjar mengingatkan agar politik akomodatif Prabowo-Gibran tidak melanggar ketentuan yang sudah diatur UU.

“Maka kalau mau mengakomodasi dari kelompok-kelompok yang sudah mendukung tentu tempatnya tidak di situ. Saya kira pasangan terpilih pasti bisa sangat bijaksana bisa menentukan,” ujarnya.

Menurut Ganjar, penambahan jumlah pos kementerian terkesan hanya ‘bagi-bagi kue’ dan itu tidak sesuai semangat perjuangan.

“Makanya kalau dalam konteksnya bagi-bagi kue politik akomodasi hasilnya tidak sesuai dengan spirit perjuangan kita dan akan dituliskan dalam undang-undang,” ungkapnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengatakan, pos kementerian seharusnya diisi oleh seorang ahli.

“Yang paling bagus kabinetnya adalah zaken kabinet atau kabinet ahli dan efisien yang bisa merespons perubahan global yang sekarang sangat turbulance building,” ucap dia.

Karena hal itu, Ganjar pun tegas mengambil posisi sebagai oposisi pemerintahan. Katanya, upaya itu dilakukan agar ada kontrol kepada pemerintah yang memimpin.

“Saya kira itu yang penting untuk dilakukan pada pemerintahan ini. Maka kita akan melakukan dukungan dengan cara mengontrol agar kemudian jalannya pemerintah jauh lebih baik,” cetusnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *