NasionalSerba-serbi

DPR Wanti-wanti Pemerintah Mampu Wujudkan Penyelenggaraan Haji 2024 Ramah Lansia

4105
×

DPR Wanti-wanti Pemerintah Mampu Wujudkan Penyelenggaraan Haji 2024 Ramah Lansia

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI, Netty Prasetiyani. [Tangkapan layar]

JAKARTA, Rilpolitik.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah untuk mengawasi secara intens kondisi kesehatan jamaah haji Indonesia tahun 2024, khususnya calon haji lansia.

“Pengawasan kesehatan jamaah haji Indonesia harus dilakukan secara intens mengingat mayoritas yang berangkat adalah para lansia. Pastikan adanya cek kesehatan berkala dari petugas, baik saat mereka masih di embarkasi, maupun ketika sudah di tanah suci,” kata Netty melalui keterangan medianya dikutip pada Selasa (4/6/2024).

“Pemerintah harus mampu mewujudkan penyelenggaraan haji 2024 yang ramah lansia. Pastikan ada perhatian khusus untuk mereka, baik dalam hal layanan kesehatan fisik dan psikis, pendampingan kegiatan maupun dukungan sarana prasarana yang memudahkan aktivitas,” tambahnya.

Dengan adanya monitoring kesehatan yang intensif, Netty berharap angka kematian jemaah haji Indonesia pada 2024 ini dapat turun signifikan di banding 2023 yang mencapai 773 orang.

“Apalagi saat ini kondisi cuaca Arab Saudi memasuki musim panas yang pastinya rentan bagi para jemaah Indonesia. Pemerintah harus menyiapkan treatment khusus untuk mengantisipasinya baik dari sisi pra sarana maupun penyelenggaraan ibadah haji itu sendiri,” tambah Netty.

“Para petugas haji harus memiliki kemampuan mendampingi para jemaah haji lansia. Siapkan SOP antisipasi jika jemaah haji lansia mengalami hal-hal yang tak diinginkan,” tambahnya.

Legislator Jawa Barat ini mengapresiasi langkah pemerintah yang menyiapkan menu khusus bagi para jemaah haji lansia.

“Program menu khusus untuk lansia ini sebaiknya dieksekusi secara jemput bola dan bukan menunggu permintaan dari jamaah. Sebaiknya para petugas haji mendata secara langsung jemaah yang membutuhkan menu khusus lansia sejak masih di Indonesia,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *