HukumNasional

Dewan Pers Tegaskan Hasto Tak Bisa Dipidana Karena Pernyataannya di Media

4082
×

Dewan Pers Tegaskan Hasto Tak Bisa Dipidana Karena Pernyataannya di Media

Sebarkan artikel ini
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Dewan Pers menegaskan wawancara Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya tak bisa dipidana. Sebab, wawancara tersebut merupakan produk pers sehingga tidak masuk delik.

“Intinya narasumber di media tidak bisa dikenakan pidana. Karena wawancara narasumber itu termasuk produk pers, artinya sengketanya adalah sengketa pers,” kata Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Dewan Pers Yadi Hendriana pada Sabtu (8/6/2024).

Yadi menyebut Dewan Pers akan mengundang Hasto Kristiyanto, pihak kepolisian, dan juga pihak media yang bersangkutan terkait persoalan ini.

“Nanti kami akan undang ketiganya ke dewan pers, sekitar minggu depan, tanggal 12-an. Nanti kita (lihat) keluangan waktu mereka para pihak,” ucapnya.

Yadi lantas menanggapi pernyataan Polda Metro Jaya yang menyebut ada unsur penghasutan dalam wawancara Hasto. Dia mengingatkan Dewan Pers sudah membuat MoU dengan Polri bahwa apapun produk jurnalistik hanya bisa ditangani di Dewan Pers.

“Yang jelas itu adalah wawancara di media mainstream, dan sesuai dengan MoU juga kan, antara Dewan Pers dan Mabes Polri yang juga dipertegas di PKS (Perjanjian Kerja Sama) bahwa memang setiap kasus jurnalistik dan lain-lain penanganannya di dewan pers, nah wawancara narasumber itu adalah bagian dari proses jurnalistik, maka tidak bisa dikenakan pidana,” ujar dia.

Lebih lanjut, Yadi juga mengungkap bahwa pihak kepolisian sebetulnya sudah menyurati Dewan Pers terkait kasus Hasto itu pada 1 April 2024 lalu. Saat itu, kata dia, Dewan Pers sudah menyebut bahwa pernyataan Hasto merupakan kasus jurnalistik.

“Terkait ini kepolisian juga sudah mengirim surat kepada dewan pers, saya ingat dewan pers sudah jawab pada 1 April 2024, bahwa ini adalah kasus jurnalistik dan penanganannya di Dewan Pers,” ungkap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *