NasionalPolitik

Caleg Terpilih Wajib Mundur Jika Ditetapkan Jadi Paslon Pilkada

5262
×

Caleg Terpilih Wajib Mundur Jika Ditetapkan Jadi Paslon Pilkada

Sebarkan artikel ini
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy’ari mengatakan calon anggota legislatif (caleg) terpilih Pemilu 2024 yang ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah wajib mengundurkan diri dari statusnya sebagai caleg terpilih.

KPU menilai hal itu agar terdapat kejelasan dari status calon tersebut. Menurut Hasyim, aturan itu terdapat dalam Pasal 19 RPKPU tentang pencalonan pilkada.

Diketahui, pendaftaran pasangan calon kepala daerah dibuka pada 27-29 Agustus 2024. Selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian dan verifikasi dokumen.

Kemudian setelahnya, KPU akan menetapkan pasangan calon kepala daerah pada 22 September 2024. Sedangkan, pelantikan anggota DPR dan DPD akan digelar pada 1 Oktober 2024.

Maka, kata Hasyim, jika caleg terpilih itu ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah, caleg itu harus mengirimkan surat kepada KPU yang berisikan kesediaannya mundur dari status caleg terpilih.

“Begitu yang bersangkutan ditetapkan oleh KPU provinsi, kabupaten/kota sebagai calon atau paslon peserta Pilkada 22 September 2024, maka yang bersangkutan harus segera mengajukan surat pengunduran diri sebagai calon terpilih,” kata Hasyim dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

“Jadi agar jelas jalur yang ditempuh, apakah menjadi calon kepala daerah atau jadi anggota DPR, DPD,” sambung dia.

Surat tersebut disampaikan kepada KPU paling lambat 5 hari setelah ditetapkan sebagai pasangan calon.

Kemudian, kata Hasyim, harus terdapat tanda terima dari pejabat yang berwenang atas penyerahan surat pengajuan pengunduran diri tersebut.

“Surat keterangan bahwa surat pengajuan pengunduran diri itu sebagaimana dimaksud sedang dalam proses dan diproses oleh pejabat yang berwenang,” ujarnya.

Baca juga:  Kata Ketua KPU Soal Putusan MA yang Ubah Syarat Batas Usia Calon Kepala Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *