DaerahEkonomi

BEM Sumenep Minta ASN Penerima Bansos Dipecat

7407
×

BEM Sumenep Minta ASN Penerima Bansos Dipecat

Sebarkan artikel ini
Koordinator Kajian Isu dan Aksi Strategis BEM Sumenep, Tolak Amir. [So/rilpolitik]

SUMENEP, Rilpolitik.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumenep (BEMSU) mengungkap adanya tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos).

Koordinator Kajian Isu dan Aksi Strategis BEM Sumenep, Tolak Amir mengatakan, ketiga oknum ASN itu menerima bansos masing-masing sebesar Rp600.000. Dia menyebut hal itu sebagai penyalahgunaan.

Menurut Tolak, bansos yang seharusnya digunakan untuk meringankan beban hidup masyarakat miskin justru diberikan kepada kalangan orang mampu.

“Mirisnya, di Kabupaten Sumenep hari ini, Bansos malah bukan didistribusikan kepada masyarakat, tapi ada tiga ASN aktif di Kabupaten Sumenep yang mendapatkan Bansos yang itu jelas berdasarkan Laporan Hasil Audit BPK di sana jelas bahwa ada tiga ASN yang mendapatkan bansos Rp600 ribu,” ungkapnya.

BEMSU pun menuntut agar ketiga oknum ASN itu dipecat. Sebab, katanya, hal itu masuk kategori penyalahgunaan bansos dan melanghar Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2011.

“Ketika disalahgunakan, ada pasal sanksi hukum yang itu jelas 5 tahun dengan dendam berapa juta gitu,” ujarnya.

Adanya tiga oknum ASN penerima bansos itu berdasarkan temuan audit BPK tahun 2022. Namun, Tolak enggan mengungkap identitas ketiganya.

“Untuk tiga ASN itu sebenarnya ada inisialnya. Saya datanya ada di teman-teman sehingga kemudian tidak bisa. Dua orang Kalianget, 1 orang Kangayan kalau tidak salah,” katanya.

(Ah/rilpolitik)

Baca juga:  PDIP Jatim Klaim Pilkada Sumenep dan Ngawi Potensi Calon Tunggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *