DaerahEkonomi

BEM Sumenep Bandingkan Rumah Bupati dengan Warganya, Bikin Miris

6562
×

BEM Sumenep Bandingkan Rumah Bupati dengan Warganya, Bikin Miris

Sebarkan artikel ini
Unggahan akun Instagram @bemsumenep.official.

SUMENEP, Rilpolitik.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumenep (BEMSU) kembali membuat sebuah unggahan di akun media sosial Instagramnya, @bemsumenep.official yang berisi sindiran terhadap Bupati Sumenep, Achmad Fauzi pada Rabu (29/5/2024).

Dilihat rilpolitik.com siang ini, BEM Sumenep merilis sebuah poster yang menunjukkan perbandingan kondisi rumah milik warga Sumenep dengan bupatinya, Achmad Fauzi yang sangat jomplang.

Dalam unggahannya itu, BEMSU menampilkan sejumlah foto rumah milik warga yang cukup memprihatinkan. Tempat tinggal tersebut layaknya disebut sebagai gubuk karena beberapa terbuat dari bedeng dan kondisinya yang tampak sudah sangat reyot.

Pada poster itu disebutkan bahwa foto tersebut merupakan sampel kondisi rumah masyarakat yang ada di Sumenep.

“Dokumentasi sampel rumah masyarakat Kabupaten Sumenep,” demikian tulisan yang ada pada poster.

Kemudian, pada bagian bawah poster, BEM Sumenep menampilkan rumah Bupati Fauzi yang berlokasi di Jalan Raya Batuan, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Berbeda dengan rumah warga yang reyot , rumah Bupati Fauzi tampak sangat megah dan mewah. Hal itu mempertegas jomplangnya kehidupan masyarakat bawah dengan pemimpinnya di Sumenep.

Lalu pada bagian samping kiri foto rumah megah tersebut, terdapat karikatur bergambar muka Fauzi dengan tumpukan uang dollar.

Koordinator BEM Sumenep, Moh Syauqi mengatakan poster tersebut menunjukkan tingginya tingkat kemiskinan di Kota Keris ini.

“Iya, kami melihat dari apa yang teman-teman angkat, yaitu kemiskinan,” kata Syauqi saat dihubungi rilpolitik.com hari ini.

Belakangan ini, BEM Sumenep memang sedang getol menyoroti tingkat kemiskinan di ujung timur Pulau Madura ini. Setidaknya sudah dua kali BEMSU menggelar aksi unjuk rasa meminta Bupati Fauzi untuk segera menyelesaikan persoalan kemiskinan.

Koordinator Kajian Isu dan Aksi Strategis BEM Sumenep, Tolak Amir sebelumnya menyampaikan, pihaknya sudah melakukan observasi di lapangan terkait dengan kondisi hidup masyarakat Sumenep.

Baca juga:  4 Petahana Gugur, Komisioner KPU Sumenep Periode 2024-2029 Full Diisi Wajah Baru

“Berdasarkan dari hasil temuan kita, BEMSU, sementara hasil observasi, ada sekitar 100 sampel di beberapa kecamatan yang itu kemudian masyarkaat tidak mampu. Tidur di bawah gubuk, mau makan besok, kemudian masih besok nyarinya,” kata Tolak Amir pada Senin (27/5/2024).

Dia meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk turun tangan menyelesaikan persoalan kemiskinan. Sebab, menurutnya, mengentaskan kemiskinan merupakan bagian dari tugas pemerintah.

“Karena visi dari negara adalah memberantas kemiskinan, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *