DaerahPolitik

Bantah Kasih Rekom ke Suhartono, Ketua Demokrat Sumenep: Saya Punya Hak Prerogatif Tentukan yang Layak Diusung

9496
×

Bantah Kasih Rekom ke Suhartono, Ketua Demokrat Sumenep: Saya Punya Hak Prerogatif Tentukan yang Layak Diusung

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi. [Instagram @h.indrawahyudi]

SUMENEP, Rilpolitik.com – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi membantah isu yang berkembang di publik bahwa partainya telah memberikan rekomendasi ke salah satu figur untuk berkontestasi di Pilkada Sumenep 2024. Figur yang dimaksud adalah Sekretaris DPC Partai Demokrat Sumenep Suhartono dan pengusaha muda Fauzi As.

Bantahan itu disampaikan Indra Wahyudi melalui platform media sosial Tiktok miliknya seperti rilpolitik.com lihat pada Minggu (21/4/2024).

Dalam pernyataannya, Indra secara tegas membantah bahwa partainya memberikan rekomendasi kepada Suhartono dan Fauzi As untuk maju di Pilkada Sumenep 2024.

“Saya sebagai ketua partai yang memiliki otoritas penuh untuk memberikan penjelasan terhadap masyarakat, terhadap publik Sumenep bahwa tidak ada rekom yang kita berikan kepada kedua figur tersebut,” kata Indra dikutip hari ini.

Indra mengatakan perlu meluruskan isu yang berkembang tersebut agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Sumenep itu menjelaskan keputusan siapa yang akan diusung Partai Demokrat di Pilkada Sumenep merupakan kewenangan DPD dan DPP atas usulan DPC.

Sementara, lanjutnya, pihaknya hingga saat ini masih belum melakukan konsolidasi untuk menjaring nama-nama yang akan diusulkan ke DPD dan DPC untuk diusung di Pilkada Sumenep.

“Sampai di sini kami belum melakukan konsolidasi baik di tingkat pengurus DPC maupun di PAC hingga tingkatan ranting,”
tuturnya.

Indra mengaku tak mempersoalkan nama-nama yang muncul ke permukaan sebagai kandidat yang akan memperebutkan kursi orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu. Hanya saja, katanya, jangan membawa nama Partai Demokrat.

“Jangan sampai itu kemudian membangun opini seolah-olah bahwa Demokrat hari ini, gitu ya, mengkombinasikan atau apa, memasangkan satu figur dengan figur yang lain,” ucapnya.

Baca juga:  PDIP Jatim Klaim Pilkada Sumenep dan Ngawi Potensi Calon Tunggal

“Sekali lagi, biar tidak ada kesimpangsuran, nama Haji Suhartono yang juga merupakan sekretaris DPC Demokrat Sumenep dan Mas Fauzi yang dulu sempat aktif sebagai Direktur Eksekutif tetapi hari ini sudah tidak aktif. Jadi sekali lagi itu bukan merupakan rekom dari partai Demokrat,” tegas Indra.

Lebih lanjut, Indra kemudian mengatakan bahwa dirinya selaku Ketua DPC Demokrat Sumenep memiliki hak prerogatif untuk menentukan figur yang layak diusung. Tentu saja melalui mekanisme yang berlaku di internal partai.

“Saya sebagai ketua DPC juga memiliki hak prerogatif untuk menentukan sikap mana yang kemudian layak untuk kita usung dan mana yang kemudian kita layak untuk diorbitkan menjadi bagian dari salah satu kandidat bupati atau kandidat calon Bupati atau calon wakil bupati di Kabupaten Sumenep. Tentu juga melalui mekanisme yang ada diantaranya adalah melalui keputusan rapat bersama di internal Demokrat Kabupaten Sumenep,” ujar dia.

Redaksi rilpolitik.com sudah berusaha mengkonfirmasi Indra Wahyudi terkait pernyataannya itu untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Namun, hingga berita ini ditulis, permintaan konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respon.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *