NasionalPolitik

Anwar Usman Kembali Divonis Langgar Etik

4851
×

Anwar Usman Kembali Divonis Langgar Etik

Sebarkan artikel ini
Hakim konstitusi Anwar Usman.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) kembali memutus Hakim Konstitusi Anwar Usman melanggar kode etik. Hal itu karena Anwar melayangkan gugatan terhadap Ketua MK Suhartoyo ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 24 November 2023.

Sebagai informasi, gugatan yang terdaftar dengan Nomor Perkara 604/G/2023/PTUN.JKT itu dilakukan Anwar sebagai respon atas putusan MKMK Nomor 2/MKMK/L/2023 yang memecat Anwar dari jabatan Ketua MK karena dianggap melanggar kode etik dalam memutus perkara nomor 90 tentang syarat minimal usia capres-cawapres.

Sebab itu, Ketua MKMK I Dewa Gede Palguna menyatakan Anwar Usman terbukti melanggar kode etik. Putusan ini dibuat berdasarkan laporan pengacara Zico Leonard Djagardo Simanjuntak.

“Hakim terlapor terbukti melanggar prinsip kepantasan dan kesopanan butir penerapan angka 1 dan angka 2 Sapta Karsa Hutama,” kata Palguna dalam sidang putusan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

MKMK kemudian menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis kepada adik ipar Presiden Joko Widodo itu.

“Menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis kepada hakim terlapor,” ujarnya.

Dalam pertimbangannya, Palguna menjelaskan hakim konstitusi harus menghindari perilaku dan citra yang tidak pantas dalam segala kegiatan.

Palguna menyebut hakim konstitusi juga harus menerima pembatasan-pembatasan pribadi yang mungkin dianggap membebani dan harus menerimanya dengan rela hati.

“Serta bertingkah laku sejalan dengan martabat Mahkamah,” kata dia.

Oleh sebab itu, MKMK menilai sikap Anwar Usman yang justru tidak menerima putusan MKMK No 2/MKMK/2023 adalah hal janggal.

“Dalam pandangan Majelis Kehormatan merupakan bentuk pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kode etik dan perilaku hakim konstitusi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *