NasionalPolitik

Andi Arief Soal Hak Angket: Kalau Mampu dan Tak Malu, Lakukan Saja

7620
×

Andi Arief Soal Hak Angket: Kalau Mampu dan Tak Malu, Lakukan Saja

Sebarkan artikel ini
Andi Arief.

JAKARTA, Rilpolitik.com – Wacana penggunaan hak angket di DPR untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 terus bergulir. Wacana yang pertama kali disuarakan Capres nomor 2 Ganjar Pranowo itu telah menuai pro dan kontra.

Hak angket kecurangan pemilu mendapat sinyal positif dari partai koalisi pengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), tetapi menuai pertentangan dan cibiran dari koalisi pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief mempersilakan partai politik yang tidak puas dengan hasil Pemilu 2024 untuk mengajukan hak angket jika merasa mampu dan tidak malu.

“Soal Hak angket, kalau merasa mampu dan tidak malu, lakukan saja,” kata Andi Arief melalui akun X-nya pada Sabtu (24/2/2024)

Namun, Andi Arief mengingatkan jika dengan jalur hak angket masih saja kalah, maka sebaiknya legowo.

“Kalau kalah lagi, dinikmati aja.
Tak usah pakai teori-teori demokrasi,” ujar dia.

Lebih lanjut, Andi Arief menyarankan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo tak perlu meratapi kekalahannya di Pilpres 2024.

“Biarlah Anies dan Ganjar membuka peluangnya lagi -dengan segala cita2nya- di 2029–. Bangun, jangan meratap,” katanya.

“Jangan pernah juga bermimpi akan menjadi pemimpin ekstra parlementer, karena gak punya latar belakang itu,” sambung dia.

Diketahui, Ganjar Pranowo mengusulkan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Usulan itu Ganjar sampaikan saat rapat bersama tim pemenangan di Jakarta pada 15 Februari 2024.

PDI Perjuangan dan PPP sebagai pengusung paslon Ganjar-Mahfud pun merespon baik usulan tersebut.

Terbaru, Kaolisi Perubahan pengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang terdiri dari Partai Nasdem, PKB, dan PKS juga menyatakan dukungannya untuk hak angket kecurangan pemilu.

Bahkan, Sekjen Nasdem, Hermawi Taslim menyatakan koalisi perubahan sudah mengantongi data yang akan menjadi bukti dugaan kecurangan Pemilu dan Pilpres 2024.

(Ah/rilpolitik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *