JAKARTA, Rilpolitik.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera menyelesaikan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Wakil Ketua Umum MUI, KH. Cholil Nafis menyebut bencana karhutla telah mengganggu aktivitas masyarakat, merusak ekosistem, serta mengancam kesehatan dan keselamatan warga, khususnya anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Bahkan, dampaknya pun telah meluas hingga ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.
“Karena karhutla saat ini sudah pada tingkat emergency maka kami menyampaikan saran kepada yang terhormat Bapak Presiden untuk memberikan perhatian yang lebih besar lagi hingga masalah karhutla ini benar-benar dapat teratasi,” kata Cholil Nafis dalam pernyataan resminya, dikutip Senin (19/10/2026).
Cholil menegaskan kembali fatwa MUI Nomor 30 Tahun 2016 tentang Hukum Pembakaran Hutan dan Lahan serta Pengendaliannya. Menurutnya, fatwa tersebut menegaskan pembakaran hutan dan lahan haram karena merusak lingkungan dan mengancam keselamatan jiwa.
MUI, lanjut Cholil, juga mendesak seluruh jajaran Pemerintah Pusat dan Daerah, TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta para relawan untuk terus bersinergi dan mengerahkan seluruh sumber daya guna mempercepat pemadaman api.
“MUI meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, adil, dan tanpa pandang bulu terhadap perorangan maupun korporasi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja untuk kepentingan bisnis,” ujarnya.
“Perbuatan yang dapat menimbulkan kerusakan (mafsadah) dan mengancam kelangsungan hidup manusia bertentangan dengan prinsip-prinsip utama hukum Islam,” lanjut Cholil.
MUI kemudian mengajak seluruh umat Islam untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha) karena telah lalai menjaga alam dan lingkungan dari perbuatan jahat yang merusak.
“Serta memperbanyak istigfar dan membaca Qunut Nazilah dalam salat fardu sebagai ikhtiar spiritual memohon perlindungan dari musibah, bahaya kabut asap, dan bencana kekeringan,” kata dia.
(War/rilpolitik)










![Jokowi dan Gibran. [Foto: antara]](https://rilpolitik.com/wp-content/uploads/2026/05/1000062555-350x220.jpg)





